Bertambah Umur di Baitullah




Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh

Afwan, sebelumnya ini very latest banget. Karena pingin banget sharing tentang kebahagiaan, jadi baru sekarang aku bisa ceritanya. Walaupun agak sedikit lupa hari dan tanggalnya. Sekilas aja yah aku ceritainnn...

Pergi ke Tanah Suci adalah keinginan semua umat muslim, apalagi bersama dengan keluarganya. Entah itu menjalankan ibadah Haji atau Umroh. Alhamdulillah, Allah memberiku kesempatan lagi dan rezeki untuk bisa pergi ke Tanah Suci, dengan Ayah, Ibu, dan Dik Vi. Awalnya memang tidak direncanakan, ide itu muncul saat kita sedang menyantap saeapan pagi di meja makan. Ternyata Alhamdulillah, waktunya masih bisa, walaupun kita sudah terlambat untuk mengikuti manasik. Waktu keberangkatan pun tinggal dua minggu lagi. Umroh kali ini, adalah umroh dadakan. Kalau biasanya kita merencanakan waktu keberangkatan dengan matang dan mencari waktu kosong dicelah-celah kegiatan kita sehari-hari. Tapi kali ini, Allah memberikan jalan cerita yang berbeda. Umroh di bulan Desember, memasuki cuaca dingin di Madinah dan di Mekkah. Perbekalan baju hangat, atau lebih tebal, dan jaket pun sudah kami siapkan.
Di Madinah sekitar 3-6 derajat dan di Mekah 10-20 derajat, kadang hujan.

22 Desember 2015
Pukul 8 malam, kami sekeluarga bersiap menuju ke Tempat Travel umroh nya, dan akan bersiap-siap langsung menuju Bandara Soetta. Perjalan lumayan tidak terasa, karena sepanjang perjalan, kami, terutama aku tidur aja terus, biar cepet nyampenya.

23 Desember 2015
Mungkin sekitar pukul 1 atau 2 dini hari, sampailah kita di Bandara Soetta. Lalu sambil menunggu take off pukul 5 subuh, kami disiguhi makan malam rasa sahur, karena dini hari sekali. Rasa ngantuk dan lapar pun jadi satu. Ngunyah sambil merem melek gitudeh.
Perjalanan dari Jakarta ke Madinah sekitar 9 jam. Cape nya gak kerasa, setiba di Bandara Madinah pukul 10 pagi.. Masih di tanggal yang sama. Bingung yah, iya sama aku juga. Perbedaan Indonesia dan Saudi itu 4 jam.. Jadi kalau di Madinah tiba pukul 10 pagi, mungkin di Indonesia sudah pukul 15.00 WIB. 


Menunggu waktu cek in di hotel itu setelah Ashar, dan masih lama, kita rombongan ke Kebun Kurma dulu, barang kali ada oleh-oleh yang mau di beli. Lalu ke Hotel deh..
Yang mengejutkan adalah sewaktu diperjalanan menuju ke Hotel, Ust Dindin selaku pembimbing umroh, mengucapkan selamat ulang tahun. Padahal ulang tahunnya itu besok. Aku kira, beliau mengucapkan itu untuk jamaah lain. Ternyata untuk aku. Dan di doakan bersama dengan jamaah se-bis.

"Hari ini ada yang ulang tahun ya? Kalau gak salah Neng Gadys Fatihah, iya gak Neng?.." Ujar Ust Dindin
"Besok Pak, tanggal 24.. hehe Tapi makasih Pak atas doanya.."
"Ohh haha saya kira sekarang.. Yaudah gak apa-apa lah kita doakan sekarang aja."



24 Desember 2015
Alhamdulillah Yaa Allah, Engkau mengundangku ke Umroh tepat di hari kelahiranku. Rasanya bahagiaaaa sekali, karena bisa memanjatkan doa sepuasnya di Masjid Nabawi. Dan berziarah ke Makam Rasulullah, untuk memberitahu Rasulullah sallallahu alaihi wasalam, bahwa hari ini aku ulang tahun Ya Rasul. Semoga di hari akhir nanti aku beserta keluargaku, saudaraku, dan sahabatku berada di jajaran Rasulullah untuk menuju surgaNya Allah. Aamin Yaa Allah, Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin. 

HAPPY BIRTHDAY GADYS 







Bersyukur sekali sama Allah, karena penutupan tahun 2015 ini di anugerahi hadiah yang indah, juga di hari ulang tahun ku. Karena sepanjang tahun 2015 ini rasanya seperti Roller coaster. Menghadapi semester akhir diperkuliahan dengan segala banyak macam sidang, akhirnya bisa menyandang gelar Gadys Fatihah S.Ikom, yang insya Allah akan melanjutkan kuliah lagi di 2016, dengan berbisnis di rumah bersama ibu dan adik. Semoga semua doa yang dipanjatkan di Baitullah ini, satu persatu Allah kabulkan di waktu  yang sangat tepat. Aamiin Yaa Allah, Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin.

Sepulang sholat isya, sudah ada bingkisan Al Baik dari Ust Dindin, katanya kado dari Pak Ust. Alhamdulillaaaah seneng banget dapet Al Baik.


Jadi Al Baik itu kalau di Indonesia semacam restoran cepat saji yang menyediakan ayam goreng, kentang, roti seperti burger dan minuman bersoda. Makan segitu juga sudah kenyang, bahkan bisa untuk dua orang. Karena porsi makanku sedikit. 
Oya, sebelumnya sewaktu di masjid Nabawi, banyak orang yang memberiku cemilan, di celah menunggu waktu dari maghrib ke isya. Alhamdulillah rezeki mah dari mana saja, dan gak harus berupa materi kok. 

Ada zamzam (itu yang dibotol ungu), Roti panjang tanpa isi, beserta yogurt Al safi, dan kurma muda seger, dingin lagi. NOM NOM..



After tawaf


 Touching the Ka'bah





View from window restaurant hotel


Afternoon with hot milk tea


Jabal Rahma. Tahun 2015 masih berdoa. 
Semoga di Tahun 2016, bisa umroh lagi dan foto disini sudah sama suami, 
seperti Nabi Adam dan Siti Hawa. Aamiin


Jabal Rahma panorama



 Insya Allah, tahun 2016 ini ke Mekah lagi sudah tambah satu personil, yang tadinya ber-empat jadi ber-lima. Aamiin Yaa Allah.

Meskipun sudah pernah ke Baitullah, tapi setiap kali kesana rasanya selalu beda-beda dan rindu ingin kesana lagi. Semoga yang sudah pernah ke Baitullah, lekas diundang lagi sama Allah untuk kesana bersama orang tercinta. Dan yang belum, semoga lekas juga diundang Allah di waktu yang tepat dan cepat yahhh. Aamiin.. Teruskan ikhtiar, sholat malam, dan dhuha. Jangan lupa berprangsangka baik selalu sama Allah, karena Allah seperti perasangka HambaNya. Dan jangan khawatir soal rezeki, rezeki itu datangnya darimana saja. Termasuk dari rezeki yang diberi ke orang tua kita.
"Yaa Rabb, pertemukan aku dengan jodoh yang soleh, yang terbaik dari sisi-Mu. Seperti Engkau mempertemukan Nabi Adam dan Siti Hawa di sini (Jabal Rahma)." Aamiin Yaa Allah Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin. 28 Desember 2015. 

 Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh..

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca blog ku. Kasih komentarmu yaa :)